Penentang OSO Anti Perubahan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Rabu, 17 Januari 2018, 17:37 WIB
Penentang OSO Anti Perubahan
Ilustrasi/Net
rmol news logo . Gerakan menggulingkan Oesman Sapta Odang (OSO) dari jabatan ketua umum Partai Hanura dilakukan oleh sekelompok orang yang haus kekuasaan, tidak sabar dan berpikir sempit sehingga tidak puas dengan kebijakan Partai Hanura.

"Kelompok haus kekuasaan ini merupakan kelompok anti-perubahan. Sejak lama kelompok ini sering menyalahgunakan kebijakan partai," kata Ketua DPP Partai Hanura Ketut Wirawan, Rabu (17/1).

Dia menekankan OSO merupakan sosok yang membawa perubahan di Partai Hanura. Hanura memiliki akselerasi sangat tinggi di bawah kepemimpinan OSO.

Wirawan mengatakan, yang dilakukan oleh kelompok yang memecah belah Partai Hanura adalah kejahatan yang terstruktur dan masif dengan tujuan melakukan perusakan terhadap Partai Hanura dengan cara melecehkan simbol partai, yakni ketua umum.

"Kami meminta Ketua Dewan Pembina bersikap netral sesuai dengan hasil munaslub Partai Hanura di Bambu Apus beberapa waktu lalu di mana secara aklamasi menetapkan Oesman Sapta sebagai Ketua Umum DPP Partai Hanura," tuturnya.

Seharusnya, tambah Wirawan, Wiranto juga bersikap tegas terhadap situasi yang terjadi dan tidak bersikap abu-abu.

"Kami berharap konflik ini dapat diselesaikan dengan baik, dan semua pihak mematuhi apa yang diputuskan oleh Kemenhunkam," pungkasnya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA