Fadli Zon: Pemerintah Terlalu Normatif Sikapi Krisis Yerusalem

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 31 Desember 2017, 19:42 WIB
Fadli Zon: Pemerintah Terlalu Normatif Sikapi Krisis Yerusalem
Fadli Zon/Net
rmol news logo Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPR RI Fadli Zon menilai kebijakan luar negeri Indonesia sepanjang 2017 masih lemah dan kurang terarah.

Peran Indonesia dalam forum-forum multilateral, menurut Fadli telah pudar sepanjang tahun ini.

Salah satu yang menjadi catatan Fadli Zon adalah sikap pemerintah yang lemah dalam menyikapi krisis Yerusalem.
 
"Terhadap krisis Palestina yang dipicu oleh pengakuan sepihak AS atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel, sikap yang ditunjukan pemerintah masih terlampau normatif," ujar Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya yang berisi refleksi akhir tahun di bidang politik luar negeri, Minggu (31/12).

Menurutnya, sikap Indonesia dalam kasus ini tidak mencerminkan profil sebagai negara muslim terbesar dan negara demokrasi ketiga terbesar di dunia.

Dengan profil yang saat ini dimiliki Indonesia, seharusnya Presiden Jokowi dapat mengambil momentum tersebut sebagai negara pengundang KTT, khusus OKI untuk diselenggarakan di Jakarta.

"Namun langkah kita justru kalah dengan Turki, Iran atau negara lainnya," tutup Fadli. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA