PAN: Kesenjangan Dalam Penguasaan Tanah di Indonesia Sangat Timpang

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 23 Agustus 2017, 15:04 WIB
rmol news logo Bidang sosial dan ekonomi, kondisi bangsa Indonesia saat ini tengah menghadapi berbagai permasalahan, terutama masalah kesenjangan ekonomi dan masalah ketidakadilan sosial.

"PAN merasakan bahwa kesenjangan antar golongan atas dan bawah sangat lebar, termasuk kesenjangan antar wilayah," demikian salah satu hasil rekomendasi Rakernas PAN 2017 yang dibacakan Wakil Ketua Umum DPP PAN, Didik J Rachbini, di lokasi Rakernas, Hotel Asrilia, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/8).

Menurut Didik, kesenjangan dalam penguasaan tanah sangat timpang.

"Pada satu sisi, satu orang atau satu kelompok menguasai ratusan ribu hektar atau bahkan jutaan hektar tanah, tetapi pada sisi lain jutaan petani hanya memiliki rata-rata 0,3 hektar saja dan bahkan lebih banyak lagi yang tidak memiliki tanah," ungkapnya.

Tanah seharusnya menjadi sumber daya yang harus diatur secara tepat oleh negara untuk sebesarbesar kemakmuran rakyat.

"Oleh karena itu, PAN mendesak pemerintah melakukan reformasi agraria yang memihak pada kepentingan rakyat kecil," ujar Didik. [sam]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA