Meski begitu, dia mengaku tidak tahu apakah sanksi pemecatan akan diberikan kepada Arief.
"Tidak tahu, kita lihat saja. Ini bagi kami masalah kecil saja kok," katanya di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (10/8).
Dikatakan Fadli, pemberian sanksi terhadap Arief hanya diputuskan oleh mahkamah partai. Bukan oleh ketua umum maupun yang lainnya.
"Itu nanti ada proses di internal kami. Itu di mahkamah partai nanti yang akan memutuskan," ujarnya.
Meski belum diberikan sanksi, dipastikan bahwa Arief sudah mendapat teguran keras berupa surat peringatan.
[wah]
BERITA TERKAIT: