MUI Dari PPP Minta Kasus Victor Laiskodat Diselesaikan Secara Kekeluargaan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Selasa, 08 Agustus 2017, 05:42 WIB
rmol news logo Pidato Ketua Fraksi Partai Nasdem Victor Laiskodat yang menuduh empat partai politik berada di belakang kelompok ekstremis dan gerakan khilafah yang ingin mengganti NKRI menimbulkan polemik dan berpotensi menimbulkan kegaduhan.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau semua pihak untuk dapat menahan diri dan tidak terpancing untuk memberikan pernyataan yang dapat memanaskan situasi. Karena dikhawatirkan dapat mengganggu harmoni kehidupan antarumat beragama yang sudah terbangun dengan baik, rukun, aman, dan damai.

"MUI mengimbau kepada semua pihak khususnya paraelit politik hendaknya masalah tersebut segera diselesaikan dengan pendekatan musyawarah dengan mengedepankan semangat kenegarawanan, kekeluargaan dan persaudaraan kebangsaan. Sehingga persoalannya tidak semakin meluas dan melebar," jelas Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi, dalam keterangan persnya (Senin, 7/8).

Jika dalam musyawarah antarelit politik tidak dapat dicapai kata sepakat, MUI menganjurkan agar penyelesaian ditempuh melului jalur hukum, karena jalur hukum adalah pilihan yang terhormat dan beradab.

"MUI mengimbau kepada semua umat beragama, khususnya umat Islam untuk tidak terpengaruh dan terprovokasi dengan hal tersebut. Seluruh masyarakat Indonesia agar tetap tenang, mejaga kerukunan hidup bersama, saling mengasihi dan bekerjasama dalam merawat dan menjaga NKRI dan persatuan bangsa," demikian Zainut yang juga anggota DPR dari PPP ini. [zul]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA