Demikian diungkapkan Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, Maman Abdulrahman saat jumpa pers dalam menyikapi penetapan tersangka Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto di kawasan Senayan, Jakarta, Selasa, (25/7).
Menurut Maman, hal tersebut yang membuat Golkar tetap solid. Termasuk dalam menghadapi permasalahan hukum yang menyeret nama Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto.
"Semua DPD, DPP seluruhnya menyatakan kita solid dan bersatu. Menjaga kebersamaan Golkar agar tidak terpengaruh pada status ketua umum kita," ujar Maman.
Lebih lanjut, Maman mengajak gerakan muda Partai Golkar lainnya untuk tetap menghormati tujuh keputusan rapat pimpinan partai sebagai sebuah semangat merealisasikan Ikrar Panca Bakti partai. Disamping itu, Dewan Kehormatan Partai Golkar juga telah mendukung langkah hukum lanjutan terkait status Novanto.
Menurut Maman jika seseorang mengaku kader Golkar pastinya orang tersebut tidak mengeluarkan pernyataan yang memicu perpecahan.
"Karena kader Golkar taat azas dan menjunjung tingi nilai-nilai kesetiakawanan. Kalau ada statement di jalan bus ke jurang, ya sudah naik bus lain aja. Kita tidak ingin berpolemik. Titik fokus kita gimana perjalanan partai bisa berjalan seperti sebelumnya. Kalau tidak bersedia monggo naik bus lain," demikian Maman.
[san]
BERITA TERKAIT: