"Sosialisasi saya lihat harus dilakukan. Saya berharap jajaran kami di obyek vital itu bisa ikut dilibatkan. Pemahaman tentang sosialisasi pengamanan dan perlindungan ini yang bisa jelaskan tentunya bapak Kepala BNPT. Dan pembuatan SOP itu sendiri harus berdasarkan pengamanan, prosedur, personel dan peralatan,†kata Jonan saat melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Ruang Sarulla, Gedung Utama Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (18/7).
Jonan pun berharap budaya (culture) kekerabatan di Indonesia harus dirubah. Walaupun hal tersebut masih sangat sulit sekali.
“Seperti yang dikatakan pak Kepala BNPT tadi jangan merasa kita mejadi karyawan atau sudah kenal, lalu tanpa harus dilakukan pemeriksaan. Karena disitu akan menimbulkan celah masuknya unsur kejahatan. Budaya kekerabatan di negeri ini harus diubah,†ujarnya.
Mantan Dirut PT Kereta Api ini menegaskan, SOP harus dibuat berdasarkan pengamanan, prosedur, personel dan peralatan. Demi keamanan pemeriksaan juga harus dilakukan tanpa pandang bulu.
"Karena dalam keamanan pemeriksaan dari pihak manapun harus diperiksa ya periksa saja, karena kita juga sulit untuk melihat niat seseorang seperti apa,†demikian Jonan.
[san]
BERITA TERKAIT: