Alasan PKS Rayakan Kemerdekaan Tahun Hijriyah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 04 Juni 2017, 20:41 WIB
rmol news logo Bulan Ramadhan memiliki kekuatan spiritual tersendiri bagi umat Islam.

Alasan itu yang kemudian melatari Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengadakan Refleksi dan Tasyakuran 74 Tahun Hijriyah Proklamasi Kemerdekaan 9 Ramadhan 1364 H di Gedung DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Minggu (4/6).

"Artinya kemerdekaan RI titik tolak diproklamirkan di bulan Ramadhan. Bagi umat Islam ini sangat bermakna. Di zaman rasulullah kemenangan juga terjadi di bulan ramadhan. Ini menunjukkan Ramadhan kekuatan spiritual umat Islam," jelas Presiden PKS, Sohibul Iman.

Ia menilai kekuatan spiritual bisa melampaui kekuatan fisik. Hal itu juga yang membuat Ramadhan bukan menjadi kelemahan umat Islam pada waktu itu. Sebaliknya, justru menjadi kekuatan.

Menurutnya, tasyakuran kemerdekaan yang digelar ini bukan berniat untuk mengganti kemerdekaan menjadi kalender Hijriyah. Terlebih setiap 17 Agustus 1945, PKS juga memperingati dan mengadakan syukuran seperti digariskan pemerintah.  

"Kalender Masehi dan Hijriyah tidak mudah untuk selalu sama waktunya. Sebab kalender Hijriyah terpaut 11 hari dengan masehi. Tasyakuran ini adalah bentuk cinta PKS terhadap NKRI," tegasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA