Persiapan Pemilu 2019 Jadi Bahasan Golkar Di Rapimnas Balikpapan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Minggu, 21 Mei 2017, 17:52 WIB
Persiapan Pemilu 2019 Jadi Bahasan Golkar Di Rapimnas Balikpapan
Nurdin Halid/Net
rmol news logo Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menggelar Rapat Pimpinan Pusat Nasional (Rapimnas) 2017 di Novotel, Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (21/5).

Ketua penyelenggara Rapimnas Partai Golkar 2017, Nurdin Halid menjelaskan bahwa Rapimnas ini akan menetapkan badan pemenangan pemilu untuk persiapan partai menyambut pemilihan serentak legislatif dan presiden pada 2019 mendatang.

"Kalau pada pemilu sebelumnya kita rekrut (caleg) ketika ketika tahapan KPU berjalan. Kali ini kita lebih awal, karena partai targetkan pileg 30 persen dan memenangkan pilpres," ujar Nurdin Halid saat konfrensi pers.

Nurdin Halid menambahkan alasan Partai Golkar menentukan caleg lebih awal agar bisa memiliki banyak waktu untuk mensosialisasikan program Partai Golkar dan bakal caleg itu sendiri. Termasuk bisa mensosialisasikan calon presiden yang bakal diusung partai pada Pilpres 2019 mendatang yakni, Joko Widodo.

Meski demikian, nama-nama caleg dari partai berlambang pohon beringin itu belum ditentukan pada Rapimnas kali ini.

"Kita baru bicara sistem rekrutmen, untuk nama-nama akan ada Rapimnas tersendiri," ujarnya.

Lebih lanjut Nurdin Halid mengatakan, Rapimnas ini juga membahas terkait sistem pemilihan bakal calon kepala daerah yang bakal diusung Golkar dalam pemilihan kepala daerah 2018 mendatang.

Nurdin tak memungkiri, Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu menjadi barometer dalam Pilkada 2018 mendatang.
 
Menurutnya, kekalahan Basuki Tjahaja Purnama dalam Pilkada DKI Jakarta membuat partai lebih cermat lagi dalam memilih calon kepala daerah. Meski demikian kekalahan tersebut merupakan bagian dari proses yang harus dihadapi oleh partai.

"Jadi ada hikmah yang dipetik partai golkar dengan pelaksanaan Pilkada DKI," pungkasnya.

Rapimnas kali ini bertema "Merajut Kesatuan Memperkokoh Partai Golkar sebagai Pengaman dan Pengawal Pancasila" ini berlangsung selama empat hari yang dimulai pada 21 Mei hingga 24 Mei 2017 dengan peserta dari pengurus DPD dan 10 organisasi sayap di bawah Partai Golkar.

Rapimnas ini juga akan meminta masukan dari luar Partai Golkar untuk pemenangan Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

Di antaranya tokoh yang akan memberikan materi adalah Menteri Koordinator Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Komisioner Komisi Pemilihan Umum, dan lembaga survey M Qodari. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA