Peresmian layanan pelayaran ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal dalam memajukan sub kawasan, baik dari aspek konektivitas, perdagangan hingga
people to people contact antara Indonesia-Filipina maupun ASEAN.
"Saat ini pelayanan Ro-Ro baru menghubungkan Indonesia dan Filipina. Namun akan dikembangkan sehingga menghubungkan wilayah dari negara ASEAN lain, sehingga mendukung konektivitas ASEAN," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Bandara Col. Jesus Villamor, Manila dalam keteranngan tertulisnya yang diterima dari Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin.
Adapun dalam kunjungan di Filipina, Presiden ditemani oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Duta Besar Indonesia untuk Filipina Johny J. Lumintang.
Rencananya, usai meresmikan layanan pelayaran ini, Presiden dan Ibu Iriana akan melanjutkan lawatannya menuju Hongkong dari Bandara Internasional Fransisco Bangoy, Davao Filipina dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. Di Hongkong, Presiden Jokowi dan Ibu Iriana akan bertemu ribuan masyarakat dan diaspora Indonesia.
[ian]
BERITA TERKAIT: