Imbauan disampaikan anggota DPD RI asal Nanggroe Aceh Darussalam, Fachrul Razi. Ia mengatakan, persatuan anggota DPD sangat penting setelah kisruh panjang di balik pemilihan pimpinan DPD yang baru.
"Malu kita kalau selalu mempertontonkan wajah kita kepada rakyat dengan konflik internal yang tidak pernah selesai. Mari kita tunjukkan kenegarawan kita dengan kekuatan dan persatuan DPD yang luar biasa," ujar Wakil Ketua Komite I DPD RI itu dalam keterangan persnya.
Baginya, permasalahan di DPD RI sudah selesai. Semua anggota diharapkannya mau mendukung kepemimpinan yang baru di bawah Oesman Sapta Odang (Oso). Apalagi, pimpinan yang baru sudah diambil sumpahnya oleh Mahkamah Agung (MA).
Dengan semangat perubahan dan penguatan kelembagaan, ia yakin, DPD RI 2014-2019 akan jauh lebih baik di sisa periode 2,5 tahun ke depan.
"Sebagai senator muda yang sudah menjabat anggota DPD RI 2,5 tahun, saya merasa jenuh kalau citra DPD RI hanya rusuh pada saat paripurna. Mengapa saya mendukung perubahan dan pergantian pimpinan DPD RI? Karena DPD butuh perubahan, butuh kecepatan dan hasil dari kinerja yang ditunggu rakyat," terangnya.
Ia jelaskan juga bahwa tidak ada negara bisa membangun parlemen yang ideal dalam waktu singkat, melainkan semua melewati proses yang panjang dan berliku. Konflik antara kelompok pro dan kontra perubahan di DPD telah menyeret lembaga tersebut dalam konflik internal yang berkepanjangan. Konflik tersebut telah mengalihkan banyak energi DPD.
"Sekarang DPD harus kembali membangun citra positifnya di hadapan rakyat untuk mendapat dukungan publik, jika kelompok pro perubahan tidak mengubah citra ini maka perjuangan selama ini akan sia sia," tegasnya.
[ald]
BERITA TERKAIT: