Gerindra Keberatan DPR Disebut Terkorup

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 10 Maret 2017, 16:42 WIB
Gerindra Keberatan DPR Disebut Terkorup
Sufmi
RMOL. DPR mendapat predikat sebagai lembaga terkorup dalam survei Transparency International Indonesia (TII).

Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPR Sufmi Dasco Ahmad dengan tegas menolak predikat tersebut.

"Soal kritik membangun oke, tapi kalau sebagai terkorup nggak sependapat. Prosentase nggak semua, kalau prosentase ya kecil," ujar Dasco dalam keterangannya, Rabu (8/3).

Dasco berpendapat tidak semua anggota DPR melakukan praktik korupsi. Karena masih banyak anggota DPR yang berkontribusi memperjuangkan aspirasi rakyat.

"Ada 560 anggota DPR, kalau semua dipukul rata, kan kasihan. Padahal dari 560 anggota itu juga banyak yang berkarya yang kemudian bekerja membawa amanah sebagai anggota legislatif memperjuangkan aspirasi konstituen dapil," terang Dasco.

Dalam catatannya, kasus anggota DPR yang terlibat korupsi saat ini sudah menurun. Hal ini dampak program KPK yang gencar memberantas korupsi. Para wakil rakyat kini lebih berhati-hati.

"Kalau dilihat periode sekarang, perkaranya nggak terlalu tinggi, efek penegakan hukum KPK ada manfaatnya," tutup ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR ini.

Survei oleh Global Corruption Barometer (GCB) yang disusun TII itu memperlihatkan 65 persen masyarakat Indonesia menganggap level korupsi meningkat dalam 12 bulan terakhir.

Hasilnya menunjukkan sebagian besar masyarakat menempatkan DPR di peringkat pertama lembaga negara yang dianggap paling korup, diikuti birokrasi pemerintah, dan DPRD.[wid] 

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA