Koalisi Partai Bukan Jaminan Elektabilitas Paslon Meningkat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 08 Maret 2017, 08:18 WIB
Koalisi Partai Bukan Jaminan Elektabilitas Paslon Meningkat
Siti Zuhro/Net
rmol news logo Dalam pemilihan kepala daerah (pilkada), masyarakat cenderung memilih berdasarkan figur pasangan calon. Sementara porsi partai dan tim sukses hanya sebagai penyempurna dalam meraih kemenangan.

Begitu kata pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro dalam wawancara di sebuah televisi, Rabu (8/3). Pernyataan wanita yang akrab disapa Wiwiek ini menanggapi arah koalisi partai dalam putaran kedua Pilgub DKI Jakarta.

"Besarnya koalisi tidak sama sekali menjadi jaminan bagi peningkatan elektabilitas calon," ujarnya.

Untuk itu, Wiwiek menyarankan agar koalisi yang terjalin di level elit partai juga harus dipastikan terdengar hingga ke akar rumput. Tanpa dukungan dari grassroot, sejatinya dukungan elit parpol tersebut tidak berarti.    

"untuk apa koalisi elitis sementara grassroot memilih dengan caranya sendiri," pungkasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA