Ridwan Kamil, Yenny Wahid Dan Maruarar Bersatu Untuk Pluralisme

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/yayan-sopyani-al-hadi-1'>YAYAN SOPYANI AL HADI</a>
LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI
  • Minggu, 05 Maret 2017, 06:39 WIB
Ridwan Kamil, Yenny Wahid Dan Maruarar Bersatu Untuk Pluralisme
Ridwan Kamil, Maruarar Sirait, dan Yenny Wahid/TMP
rmol news logo Puluhan ribu orang warga Subang  berkumpul dan antusias mengikuti Kirab  Kebangsaan di Lapangan Balai Desa Rancasari hingga Bintang Fantasi Pamanukan, Sabtu (4/3).

Acara yang diinisiasi Taruna Merah Putih (TMP) dan bekerja sama dengan GP Anshor Kabupaten Subang itu berlangsung meriah, pasalnya diselingi berbagai  atraksi seni dan budaya khas setempat.

Warga yang hadir berasal dari berbagai kalangan dan komunitas. Antara lain dari pelajar, mahasiswa, organisasi masyarakat dan keagamaan, kelompok seni dan budaya.

Tampak hadir melepas keberangkatan Kirab Kebangsaan, Ketua Umum TMP Maruarar Sirait, Walikota Bandung Ridwan Kamil, Direktur Wahid Institut Yenny Wahid dan tokoh masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya Ketua Umum DPP  TMP, Maruarar Sirait mengajak masyarakat Subang untuk menjaga dan mengawal Pancasila menjadi falsafah dan dasar negara bangsa.

"Siap membela Pancasila, Siap membela NKRI," kata Maruarar di hadapan ribuan warga Subang.

Lebih lanjut tokoh muda yang akrab disapa Ara ini mengatakan bahwa Indonesia adalah bangsa yang dibangun dari keberagaman. Maka itu menjaga pluralisme, toleransi dan kebhinekaan menjadi keniscayaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Apakah kita siap melawan pihak yang akan menggangu pluralisme dan kebhinekaan di tengah-tengah kita,?" kata Ara.

Pada sambutannya Ara juga mengapresiasi atas perjuangan warga Pamanukan yang rela meluangkan waktunya untuk mengikuti kegiatan ini. Menurutnya kumpulnya warga Pamanukan sebagai bukti bahwa masyarakat akar rumput mendukung Pancasila dan menjaga toleransi dan kebhinekaan.

"Mari bersatu untuk pluralisme dan Indonesia. Kita di sisni bermacet-macet untuk membela kemajemukan dan membela Pancasila," katanya.[wid]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA