Dikutip dari
RMOLJateng, terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah Muhammad Suryo, yang dikenal sebagai pemilik rokok HS. Ia mengendarai moge berboncengan dengan istrinya, Anis Syarifah (41) yang meninggal dunia.
Sedangkan pengendara Jupiter MX, seorang laki-laki warga sekitar TKP yang belum diketahui identitasnya, berboncengan dengan anaknya yang masih SD.
Ucapan belasungkawa pertama kali disampaikan melalui akun resmi perusahaan HS. Dalam unggahan tersebut, keluarga besar perusahaan menyampaikan duka atas wafatnya Anis Syarifah.
Menurut keterangan di lokasi, moge tersebut berada dalam rombongan dan melaju cukup kencang saat hendak mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil lajur kanan.
Pada saat bersamaan, sepeda motor Jupiter MX menyeberang dari arah Jalan Palihan menuju utara di perempatan yang tidak dilengkapi lampu lalu lintas.
Benturan keras pun tak terhindarkan. Kedua kendaraan terpental cukup jauh. Moge dilaporkan terseret hingga puluhan meter, sementara sepeda motor lainnya juga mengalami kerusakan parah.
Beberapa bagian kendaraan bahkan terlempar ke sekitar rumah warga dan area sungai di sisi jalan.
Anis Syarifah sempat dievakuasi dalam kondisi masih bergerak dan mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.
Anis dinyatakan meninggal dunia usai kejadian tersebut. Jenasah Anis selanjutnya dimakamkan di Makam Muslim Tajem Sleman, pada Senin 2 Maret 2026.
Sementara itu, Muhammad Suryo dilaporkan dalam kondisi kritis dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Yogyakarta.
Pengendara Jupiter MX dan anaknya mengalami luka serius, termasuk patah tulang, dan masih dirawat di RSUD Wates.
Insiden ini menyita perhatian publik, mengingat Muhammad Suryo dikenal sebagai pengusaha yang membesarkan merek rokok HS dalam waktu singkat melalui Surya Group Holding Company.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
BERITA TERKAIT: