Jurubicara FPI Munarman justru menilai ‎bahwa dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi sedang memainkan permainan politik yang sangat berbahaya. Jokowi, kata Munarman, sedang merencanakan untuk mengadu domba antara Prabowo dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) .
"Saya lihat presiden seperti dapat masukan salah, bahwa penyebab kekisruhan ini adalah ‎pihak Cikeas. Sehingga presiden dalam hal ini mencoba merangkul Pak Prabowo untuk diadu domba dengan SBY," ujarnya saat ditemui di Hotel Ambara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (1/11).
Munarman mengaku telah mendengar kabar beredar yang menyebutkan adanya keterlibatan Cikeas dalam aksi 4 November mendatang. Cikeas dikabarkan menjadi tokoh kunci di balik Aksi Bela Islam jilid II untuk memenangkan Pilkada DKI.
"Jadi analisisnya (presiden) semata-mata analisis pilkada, harus ditempatkan dalam konteks yang lebih luas dari sekadar pilkada dan politik elektoral," demikian Munarman. [ysa]
BERITA TERKAIT: