Cak Imin: Islam Indonesia Harus Jadi Teladan Masyarakat Dunia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 30 Oktober 2016, 21:56 WIB
Cak Imin: Islam Indonesia Harus Jadi Teladan Masyarakat Dunia
Foto: Net
rmol news logo Wajah Islam Indonesia akan menjadi teladan sebagai umat terbesar dan terbaik di dunia. Kunci dari keberhasilan itu terletak pada kecintaan terhadap agama dan Al Quran.

"Khususnya mencintai, menghafalkan, dan mengamalkan kitab suci tersebut," kata Inisiator Nusantara Mengaji, H Abdul Muhaimin Iskandar dalam sambutan Khataman Akbar Nusantara Mengaji sekaligus Peringatan Hari Santri Nasional di Masjid Siti Rawani, Bekasi, Minggu (30/10)

Atas alasan itu, pria yang akrab disapa Cak Imin ini mengajak segenap umat Islam untuk menjadikan Al Quran sebagai pegangan dan pedoman menjalani tantangan dan kehidupan. Menurutnya, ini penting dilakukan agar bangsa Indonesia mampu bersaing dengan negara manapun, tapi tetap berpijak pada Islam dan Al Quran.

Akar spiritualitas tidak bisa dilepaskan. Seluruh model kemajuan negara manapun mengalami krisis, sebagai counter effect yang berakibat buruk terhadap keberhasilan yang diraih. Namun, pada akhirnya hanya kekuatan lahir-batin yang dapat mengatasinya.

"Kita harus siapkan generasi tangguh dan tetap memiliki spirit Al Quran yang mengakar," serunya.

Sementara itu Menteri Tenaga Kerja, Hanif Dhakiri, yang turut hadir dalam acara itu menyebut bahwa Nusantara Mengaji merupakan ikhitiar penting dalam mendorong Indonesia menjadi bangsa damai, makmur, dan sejahtera.

Hanif, mengapresiasi peluncuran aplikasi khataman Alquran Online yang diluncurkan Nusantara Mengaji. Menurutnya, aplikasi semacam ini bermanfaat sebagai ikhitar penting sekaligus berikan bekal bagi anak muda. Jumlah mereka besar, dengan aplikasi semacam itu diharapkan mampu mendekatkan mereka dan mencintai Al Quran.

Persoalan bermuara pada karakter bangsa. Untuk itu masyarakat harus membiasakan anak-anak belajar mengaji dan mengkhatamkan Al Quran," imbaunya.
 
Acara khataman akbar kali ini digelar di 200 titik majelis yang tersebar di 56 kelurahan dari 12 kecamatan Kota Bekasi. Dalam acara tersebut, diserahkan beasiswa hafiz berprestasi, infak sejuta Al Quran dan peluncuran aplikasi khataman Al Quran online pertama di dunia. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA