Hal ini dikatakan Presiden Joko Widodo usai melantik 1.921 Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) program Diploma IV dan Strata 1, di kampus IPDN, Jatinangor, Bandung, Senin (8/8).
Dikutip dari situs Setneg, Jokowi mengaku memiliki harapan tinggi bagi para pemuda untuk menjadi garda terdepan dalam tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Dalam mengemban tugas di pemerintahan kelak, Presiden mengingatkan agar praja muda selalu dekat dengan rakyat. Mereka juga harus selalu siap menjadi yang terdepan dalam revolusi mental dan mengembangkan tata kelola pemerintahan yang jauh lebih baik di mana pun mereka ditempatkan.
"Saudara-saudara harus menjadi teladan bagi rakyat dalam membangun sikap yang optimis, yang inovatif, dan berani melakukan terobosan yang bermanfaat bagi rakyat," tegas Presiden, seperti disampaikan lewat rilis oleh Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.
Usai pelantikan, Presiden Joko Widodo berkesempatan untuk meresmikan patung Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno, selaku pendiri Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) di Malang pada 17 Maret 1956.
Dalam peresmian tersebut, Presiden bersama Ibu Negara didampingi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, serta Rektor IPDN Ermaya Suradinata.
Hadir dalam acara pelantikan tersebut di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam) Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, serta Wakil Ketua MPR, Oesman Sapta Odang.
[ald]
BERITA TERKAIT: