Direktur Keuangan, Human Capital, & Manajemen Risiko WTON, Syailendra Ogan, mengatakan pembagian dividen merupakan bagian dari upaya perusahaan memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.
Sejak tahun buku 2015, WTON tercatat rutin membagikan dividen dengan rasio sekitar 10-30 persen dari laba bersih.
"Selama ini kisarannya antara 10-30an persen (dividend payout ratio) dan itu menjadi kebanggaan kami," ujar Syailendra dalam Public Expose, Rabu 9 September 2026.
Menurutnya, manajemen akan menjaga kinerja agar tetap mencetak laba setiap tahun. Pengelolaan arus kas operasional dan investasi juga menjadi perhatian agar pembiayaan proyek serta investasi tetap berjalan sehat dan menghasilkan keuntungan.
"Dengan strategi ini, mudah-mudahan ke depan kami tetap bisa berikan dividen yang terbaik buat investor," tuturnya.
Dalam dua tahun terakhir, WTON membagikan dividen tunai Rp6,53 miliar atau Rp0,75 per saham untuk tahun buku 2024. Sementara untuk tahun buku 2025, dividen yang dibagikan mencapai Rp4 miliar atau Rp0,46 per saham.
Dari sisi operasional, hingga Juli 2026 WTON membukukan kontrak baru Rp2,27 triliun. Sebanyak 58,83 persen berasal dari sektor infrastruktur, sementara 37,70 persen didukung pendanaan swasta.
Pada periode yang sama, pendapatan usaha WTON mencapai Rp1,48 triliun. Kontribusi terbesar berasal dari produk beton putar sebesar 47,9 persen, diikuti beton non-putar 34,4 persen, konstruksi 13,3 persen, dan jasa 4,4 persen.
BERITA TERKAIT: