
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Marwan Jafar terus bekerja memastikan agar penggunaan dana desa berjalan maksimal dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat desa.
‎Menteri Marwan menyarankan para kades dan perangkat desa memakai sarana-sarana sosialisasi yang ada di desa untuk membangun akuntabilitas dan transparansi penggunaan dana desa.‎
‎"Kita bisa kerjasama dengan dewan masjid biar ikut umumkan dana desa. Jamaah tahu desa a, desa b, desa c dapat sekian ratus juta. Dipakai buat apa dan sebagainya. Ini contoh," ujar Menteri Marwan saat berdialog dengan kepala desa se-Tangerang, di gedung serbaguna Kabupaten Tangerang, Selasa (2/2).
‎Selain dewan masjid, lanjut Menteri Marwan, sosialisasi juga bisa dilakukan dengan memasang papan pengumuman di pos kampling, di kantor RT dan RW. Dengan demikian semua masyarakat bisa ikut terdorong  untuk terlibat dan mengetahui dana desa.
Terkait p‎enggunaan dana desa, Menteri Marwan kembali mengingatkan bahwa dana desa difokuskan untuk membangun infrastruktur dasar desa. Kecuali jika desa sudah punya infrastruktur bagus, maka dana desa dapat dipakai untuk program pemberdayaan dan memajukan ekonomi desa.
‎"Pembangunan infrastruktur yang harus jadi fokus utama. Ini pun harus memberdayakan masyarakat desa. Tidak boleh dikontraktualkan, harus pakai tenaga masyarakat setempat, gunakan bahan baku dari desa setempat. Tujuannya agar dana desa berputarnya di desa, jangan sampai kembali ke kota," tuntasnya.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: