Demikian pengamatan politisi senior Golkar, Zainal Bintang yang disampaikan kepada redaksi, Senin (4/1).
"ARB tidak akan rela selembar benangpun menyerahkan posisinya sebagai Ketua Umum. ARB sudah berinvestasi cukup besar merawat Golkar," kata Zainal.
Menurut Ketua Kordinator Eksponen Ormas Tri Karya Golkar (EO-TKG) ini, tanpa label Ketua Umum Golkar, ARB akan lemah secara politik dan akan mudah dipersoalkan secara hukum.
"Makanya ARB akan bertahan matia-matian, dengan prinsip 'to kill or to be kill'," tandas Bintang.
Sebelumnya, Bintang menyebutkan permintaan JK menjadi Ketum Golkar sama dengan mimpi di siang bolong. (Baca:
Permintaan JK Jadi Ketum Golkar Adalah Khayalan)
Diketahui, sejumlah kader Partai Golkar meminta JK dan Akbar Tanjung sebagai ketua umum dan sekjen transisi DPP Golkar jelang terlaksananya Munas.
"Ini adalah pengurus DPP Golkar transisi, yang ditugaskan maksimal dua bulan untuk melaksanakan Munas Golkar," kata Wakil Ketua Umum Golkar versi Munas Ancol, Leo Nababan, Rabu kemarin (3/1).
[rus]
BERITA TERKAIT: