BENCANA ASAP

Pemerintah Edan, Cuma Menunggu Hujan Padamkan Api

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 14 Oktober 2015, 16:38 WIB
Pemerintah Edan, Cuma Menunggu Hujan Padamkan Api
SUTAN ADIL HENDRA/NET
rmol news logo Bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di kawasan Sumatera dan Kalimantan sudah berlangsung tiga bulan. Sayangnya, hingga sampai saat ini belum ada tanda-tanda bencana itu akan berakhir.

Anggota DPR RI dari Dapil Provinsi Jambi, Sutan Adil Hendra mengatakan bahwa alasan api belum dapat dipadamkan karena pemerintah tidak serius dan tidak fokus.

"Pemerintah tidak serius. Buktinya sampai saat ini asap yang merusak sendi-sendi kehidupan belum ditetapkan sebagai bencana nasional," kata politikus Partai Gerindra itu kepada redaksi, Rabu (14/10).

Menurut Sutan Adil, kalau kabut asap ditetapkan sebagai bencana nasional ia yakin bencana 'musiman' itu sudah bisa ditangani. Karena dengan otomatis petugas, peralatan, dan anggaran akan tersedia. Sementara koordinasi juga akan tersistem rapi.

"Inikan tidak, petugas seperti TNI hanya diberi peralatan berupa rantingan kayu," ungkapnya.

Sutan menegaskan, pemerintah memang benar-benat tidak serius dalam menangani kabut asap. Pemerintah sepertinya hanya menunggu hujan untuk memadamkan api.

"Pemerintah ini edan. Mereka hanya menunggu hujan (agar api padam)," tukasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA