Begitu kata Gubernur Bali I Made Mangku Pastika saat membuka Musyawarah Wilayah (Musywil) PKS Provinsi Bali di Denpasar, Minggu (4/10).
"Saya melihat mungkin cuma PKS yang tidak terdengar ribut-ribut," ujar Pastika yang juga politisi Demokrat dalam keterangan yang diterima redaksi sesaat lalu, Senin (5/10).
Menurutnya, proses Munas PKS tidak diwarnai lempar kursi atau tindak kekerasan lain demi mempertahankan pendapat pribadi.
"Proses musyawarah terlaksana seperti diajarkan Pancasila untuk mencapai mufakat," sambungnya.
Acara Musywil ke-4 PKS Bali dihadiri 500 pengurus perwakilan DPD dan DPC se-Bali. Tampak hadir Ketua Majelis Syura PKS Habib Salim Segaf al-Jufri. Sementara Gubernur Bali didampingi Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta dan Calon Wali Kota Denpasar Made Arjaya yang didukung koalisi PKS, Partai Demokrat, dan Partai Golongan Karya.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: