Menteri Rizal: Bagus Buat Pelindo Belum Tentu Bagus untuk Indonesia!

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Kamis, 10 September 2015, 19:09 WIB
Menteri Rizal: Bagus Buat Pelindo Belum Tentu Bagus untuk Indonesia<i>!</i>
demokrat/net
rmol news logo Sepertiga kemacetan proses bongkar muat pelabuhan bisa teratasi andai kereta api bisa masuk pelabuhan. Hal itu yang kemudian membuat Menteri Koordinasi Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menyambangi Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (10/9).

Seharusnya, kata Menteri Rizal, rel kereta barang bisa langsung masuk ke dalam pelabuhan. Sehingga kontainer yang selesai diperikasa bisa segera keluar pelabuhan dengan cepat. Itu artinya sepertiga kemacetan yang terjadi di Tanjung Priok bisa diatasi.

Tetapi apa yang terjadi? Rel yang sejak jaman Belanda sudah ada ini ditutupin beton oleh Pelindo," ujarnya dalam wawancara di Metro TV sesaat lalu (Kamis, 10/9).

Menteri Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid ini bahkan menyebut penutupan rel kereta itu sengaja dilakukan oleh Pelindo agar bisnis simpan kontainer bisa berjalan secara baik.

"Tapi bagus secara bisnis buat Pelindo belum tentu bagus untuk Indonesia,"

Menurutnya, bagus untuk Indonesia dalam hal ini adalah jika kontainer bisa keluar secepat mungkin. Sehingga proses dwelling time bisa cepat.

"Tadi secara simbolik kita sudah bongkar betonnya. Semoga supaya kereta api bisa segera masuk pelabuhan," tandasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA