Group Head Sekretariat Perusahaan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Ali Sodikin memastikan perusahaan terus memantau kondisi lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait guna menjaga kelancaran arus logistik dan akses menuju kawasan industri dan pelabuhan.
Ali mengatakan pengamanan operasional pelabuhan menjadi prioritas utama mengingat Pelabuhan Ciwandan merupakan salah satu simpul penting distribusi logistik di wilayah Banten dan sekitarnya.
“Hingga saat ini, aktivitas di Pelabuhan Ciwandan berlangsung seperti biasa," kata Ali melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu 4 Januari 2026.
Banjir yang melanda wilayah Cilegon sempat merendam sejumlah ruas jalan utama, termasuk kawasan di depan Pabrik Semen hingga Jalan Lingkar Selatan (JLS), yang merupakan jalur strategis penghubung Anyer-Cilegon.
Berdasarkan laporan di lapangan, banjir meluas di tiga kecamatan, yakni Ciwandan, Cibeber, dan Jombang. Kawasan Ciwandan, khususnya Kampung Kebanjiran, menjadi salah satu titik dengan dampak terparah akibat luapan air.
Terkait banjir, Pelindo juga mengambil langkah tanggap darurat untuk membantu masyarakat sekitar yang terdampak langsung banjir. Perusahaan menyalurkan 500 paket bantuan sembako kepada warga di kawasan Ciwandan.
“Banjir berdampak langsung terhadap aktivitas harian masyarakat di sekitar kawasan pelabuhan. Pelindo hadir untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak,” kata Ali.
BERITA TERKAIT: