Disayangkan Djan Faridz Menafikan Sesepuh PPP

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 03 Juni 2015, 04:53 WIB
Disayangkan Djan Faridz Menafikan Sesepuh PPP
Djan Faridz/net
rmol news logo Ketua DPP Partai Persatuan Pembangun (PPP) hasil Muktamar Surabaya, Fadly Nurzal menghormati permintaan Ketua Umum PPP hasil Muktamar Jakarta, Djan Faridz agar Wakil Presiden Jusuf Kalla dapat turun tangan membantu islah PPP.

"Sebenarnya nggak ada masalah. Saya dapat memahami harapan pak Djan Faridz itu," kata anggota Komisi IV DPR RI ini kepada redaksi, Rabu (3/6).

Fadly Nurzal juga mengakumi sosok JK sebagai simbol pemersatu. Namun, kata dia, dengan meminta JK, Djan Faridz sudah menafikan sesepuh PPP yang juga bisa mempersatukan kedua kubu yang bertikai.

"Kenapa tidak meminta pak Hamzah Haz, Kiai Maimun Zubair dan sesepuh yang lain? Mereka adalah simbol PPP, mereka sudah berdarah-darah membesarkan partai ini," imbuh Fadly Nurzal.

Menurutnya, kalau kedua kubu terbuka, pintu islah akan terwujud oleh sesepuh PPP.

Masih, kata Fadly Nurzal, jangan sampai dengan langkah ceroboh Djan Faridz tersebut, anggapan orang terhadapnya, yang tidak mengetahui sejarah PPP, terbukti.

Fadly Nurzal pun tidak ingin islah 'basa basi' untuk menyongsong Pilkada 2015 semata. Tapi harus islah yang benar-benar mempersatukan Partai Ka'bah yang akan memasuki usia 43 tahun di Januari 2016.

"Saya yakin ada jalan keluar, saya berharap ada perdamain," tukasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA