Komisi III DPR Diminta Jangan Bermain Isyarat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 15 April 2015, 15:55 WIB
rmol news logo Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto enggan berspekulasi mengenai lolos atau tidaknya Komjen Pol Badrodin Haiti dalam fit and proper test calon Kapolri. Ia mengaku lebih memilih untuk menunggu proses uji kelayakan yang sedang dijalankan Komisi III.

"Tidak semua jadi ahli nujum, tidak mau nebak. Proses itu kita hargai, ikuti sesuai proses rapat beberapa hari lalu ini. Hanya tinggal tunggu jawaban dari DPR," ujar wakil ketua umum Demokrat itu saat ditemui di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (Rabu, 15/4).

Ipar Ani Yudhoyono ini berharap agar proses fit and proper test di Komisi III berjalan lancar, sehingga persetujuan DPR bisa dikeluarkan sebelum deadline tanggal 20 April 2015.

"Komisi III jangan bermain isyarat, harus sampaikan ke media apa yang sudah diputuskan saja. Mudah-mudahan semua berjalan lancar karena harus punya Kapolri, karena cukup lama tidak punya," tegasnya.

Agus juga menjelaskan bahwa dalam UU Kapolri setelah diusulkan presiden, maka DPR diberi waktu selama 20 hari bekerja membahas usulan cakapolri itu. Jika dalam 20 hari tidak ada jawaban, maka pencalonan dianggap sudah disetujui DPR.

"Sehingga usulan Badrodin jadi Kapolri sudah dipastikan akan dilantik jadi kapolri oleh presiden," tandasnya.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA