Begitu kata anggota Komisi III DPR RI Syarifuddin Suding saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 15/4).
Seharusnya, lanjut Sudding, tes Badrodin sudah dilakukan sejak awal. Atau tepatnya setelah pembukaan masa sidang DPR beberapa waktu lalu.
"Kenapa tidak sejak dari awal, kalau memang kita memiliki komitmen yang kuat untuk mempercepat
fit and proper test itu. Untuk mendapatkan Kapolri seharusnya dari awal. Saya kira istilahnya dapat dikatakan hambar lah," ujar politisi Hanura itu.
Sudding mengatakan bahwa Fraksi Hanura lebih setuju jika Komisi III menyerahkan pelantikan Badrodin Haiti kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), tanpa perlu persetujuan dari parlemen.
"Itu juga bagus karena keputusan paripurna kemarin yang memberikan persetujuan kepada BG. Sampai sekarang belum dibatalkan oleh DPR," tandasnya.
[wid]
BERITA TERKAIT: