Hal ini sebagaimana ditegaskan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 26/3).
"Saya sudah sampaikan PAN agar tak membuat gaduh. PAN harus menunjukkan solusi atas permasalahan bangsa, rakyat saya kira sudah jenuh dengan apa yang terjadi belakangan, mulau dari konflik KPK-Polri, DPR bertengkar terus, hingga DPRD bertengkar dengan gubernur," katanya.
Sementara mengenai 2 anggota fraksi PAN yang ikut menandatangi hak angket, Zulkifli menilai itu hanya bagian dari sikap pribadi anggota. Sementara Fraksi PAN, lanjutnya, akan menolak hak angket untuk Yasonna.
"Kalau ada 2 orang yang tanda tangan saya kira itu usulan sebagai pribadi. Nanti akan ada sikap resmi dari PAN, tetapi saya sampaikan yang jelas PAN tidak ikut-ikutan (hak angket)," lanjutnya.
Hak angket tersebut resmi diserahkan ke pimpinan DPR, tercatat 116 anggota dewan dari 5 fraksi yang mendukung. Antara lain, Golkar sebagai pengusung dengan 55 dari 91 jumlah anggota fraksi. Gerindra, 37 dari 73 anggota, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), 20 dari 40 anggota. Selain itu, PPP dengan 2 dari 39 anggota, serta Partai Amanat Nasional (PAN), 2 dari 49 anggota.
[rus]
BERITA TERKAIT: