Amien Rais: Ketua MPR Itu Turut Dipilih Partai Lain, Kalau Menteri Cuma Dicomot

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 01 Maret 2015, 02:15 WIB
Amien Rais: Ketua MPR Itu Turut Dipilih Partai Lain, Kalau Menteri Cuma Dicomot
amien rais/net
rmol news logo Salah satu indikasi seorang tokoh bisa menjadi pemimpin nasional adalah mendapat dukungan dari seluruh elemen, termasuk dukungan dari partai lain. Seperti mendapat dukungan penuh partai lain untuk menjadi Ketua MPR RI.

Begitu kata Ketua Majelis Pertimbangan Partai PAN Amien Rais saat ditemui di sela acara Kongres ke-IV PAN di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali (Sabtu, 28/2).

"Ketua MPR itu tidak hanya dipilih PAN tetapi partai lain juga mendukung. Indikasi ini sebagai pemimpin nasional itu besar," katanya.

Berbeda dengan jabatan menteri. Jabatan ini bukan diraih oleh dukungan banyak pihak, melainkan hanya penunjukan oleh presiden. Biasanya, pihak yang berkoalisi dengan pemerintah akan mendapat porsi tersebut.

"Kalau menteri cuma dicomot. Tapi kalau ketua MPR dipilih," lanjut mantan ketua umum PAN itu..

Itulah, lanjutnya, yang membuat Zulkifli Hasan berpeluang menjadi pemimpin nasional.

"Keunggulan Pak Zul, Ketua MPR dipilih 5 tahun oleh partai-partai di luar PAN sehingga potensi menjadi pemimpin nasional itu sangat bagus," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, saat ini Zulkifli Hasan yang merupakan calon kuat ketua umum PAN merupakan Ketua MPR RI untuk periode 2014 hingga 2019. Sementara pesaingnya dalam Kongres ini, Hatta Rajasa, tercatat pernah menjadi Mensesneg, Menteri Perhubungan, serta Menko Perekonomian. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA