Dana reses pun cukup besar. Peranggota dewan akan diberi anggaran Rp 150 juta untuk melakukan 15 titik pertemuan dengan konstituen. Di sana, anggota dewan akan menjelaskan seputar tugas dewan yang telah dihasilkan, termasuk menyerap aspirasi masyarakat. Sementara di satu sisi, DPR saat ini hanya dipenuhi keributan antara kubu Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Koalisi Merah Putih (KMP).
"DPR bawa Rp 150 juta untuk konstituen. Itu harus dipertanggungjawabkan karena kerjaannya cuma ribut," jelas Anggota DPR Fraksi PDI-P Aria Bima saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Jumat, 5/11).
Anggota dewan, lanjutnya, harus mempertanggungjawabkan secara moral kinerja mereka selama 3 bulan yang selama ini selalu ribut.
Sementara di fraksi PDIP, masih kata Aria, pertanggungjawaban akan dikumpulkan dalam satu
file. LPJ (laporan pertanggungjawaban) ini juga akan disertai foto pertemuan dengan konstituen.
"Fraksi saya (PDIP) LPJ pakai foto lengkap," tandasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: