"Tidak ada keharusan (hadir) dan tidak akan mengurangi makna prosesi pelantikan itu," kata dia saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, (Kamis, 16/10).
Jelas Muzani, hal serupa juga pernah dicontohkan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Megawati yang kalah dalam Pilpres 2004 dan 2009 tidak hadir pada prosesi pelantikan SBY.
"Kan tahun 2004 sama 2009 Mega tidak datang juga, karena memang tidak ada keharusan," tambahnya.
Lebih jauh, Muzani menegaskan bahwa Prabowo tidak akan menghalangi pasangannya, Hatta Rajasa, jika ingin hadir dalam pelantikan tersebut. "Itu undangan personal, Pak Prabowo tidak bisa halangi Hatta," tandasnya.
Sebelumnya, Ahmad Muzani belum bisa memastikan Prabowo Subianto dapat menghadiri pelantikan Jokowi-JK pada 20 Oktober nanti. Alasannya, surat undangan pelantikan presiden dan wapres terpilih tersebut belum diterima Prabowo. (Baca:
Sekjen Gerindra: Prabowo Belum Dapat Undangan Pelantikan Jokowi).
[rus]
BERITA TERKAIT: