Harga Emas Dunia Terkapar ke Level Terendah Dihantui Risiko Inflasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Jumat, 24 April 2026, 07:26 WIB
Harga Emas Dunia Terkapar ke Level Terendah Dihantui Risiko Inflasi
Ilustrasi (Artificial Inteligence)
rmol news logo Harga emas terperosok ke level terendah dalam sepekan terakhir pada penutupan perdagangan Kamis 23 Aprul 2026, tertekan oleh kombinasi ketegangan geopolitik dan ekspektasi suku bunga tinggi.

Dilaporkan oleh Reuters, emas spot merosot 0,9 persen ke posisi 4.697,06 Dolar AS per ons, menjauh dari rekor puncaknya seiring memudarnya reli logam mulia. Sepanjang sesi perdagangan Kamis tersebut, logam mulia ini bahkan sempat merosot lebih dari 1 persen ke posisi 4.663,69 Dolar AS per ons

Sementara itu, harga emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Juni ditutup melemah 0,6 persen menjadi 4.724 Dolar AS per ons.

Pemicu utama pelemahan ini adalah memanasnya situasi antara AS dan Iran di Selat Hormuz yang melambungkan harga minyak Brent hingga di atas 100 Dolar AS per barel. 

Lonjakan harga energi ini memicu kekhawatiran inflasi baru, yang diprediksi akan memaksa Federal Reserve mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Kondisi tersebut memukul daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Tekanan bagi pemegang emas kian berat menyusul penguatan dolar AS dan kenaikan yield US Treasury tenor 10 tahun ke level tertinggi dalam seminggu. 

Selain emas, logam mulia lainnya juga mengalami aksi jual masif, dengan perak anjlok 2,7 persen, platinum merosot 3,2 persen, dan paladium ambles hingga 5 persen. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA