Ditambah, apabila Koalisi Merah Putih (KMP) tetap kuat dan solid dalam pemilihan satu ketua dan empat wakil ketua MPR ini, KMP dipastikan akan mengulang suksesi pemilihan pimpinan DPR pekan lalu. Maka, DPD bisa bernasib sama dengan Koalisi Indonesia Hebat (KIH) pendukung Jokowi-JK, hanya sebagai penonton.
"Dengan modal suara 352, KMP pendukung Prabowo tidak perlu tambahan suara lagi untuk raih suara mayoritas. Suara DPD yang hanya 132 tidak signifikan," kata dosen ilmu politik dan pemerintahan Universitas Gadjah Mada, Ari Dwipayana, Minggu (5/10).
Jelas Ari, meski anggota DPD adalah wakil daerah atau bukan utusan partai politik, sudah pengetahuam umum mayoritas mereka mempunyai jaringan ke partai politik.
"Suara DPD yang berjumlah 132 jelas
fragmented. Walaupun wakil daerah, mereka punya jaringan politik ke Parpol. Bahkan beberapa orang parpol. Terbelah," tulis dia di akun twitter
@aridwipayanaugm.
Karena dukungan terbelah, Ari yakin, suara 132 DPD akan terbagi.
"Kemana arah suara mayoritas DPD akan tergantung pada jaringan dan konsensi politik," tandasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: