"Saya punya keyakinan. Tapi mungkin ada kawan-kawan saya beberapa hari ini masih terpengaruh suhu politik panas. Saya yakin kalau jernih, semua akan menerima Perppu Pilkada," ujar jurubicara Demokrat Ruhut Sitompul di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (4/10).
Anggota DPR ini mengatakan, isi Perppu Pilkada menyangkut hak konstitusional rakyat dalam memilih pemimpin. Karena itu, Ruhut berharap para penghuni parlemen dapat memandangnya dengan objektif, lepas dari gengsi, kepentingan kelompok apalagi sentimen negatif terhadap presiden.
"Jujur saja, nggak usah
lah yang lain tuduh pencitraan, semua politisi itu pencitraan. Yang kita hadapi ini masalah rakyat," sindir Ruhut.
Lebih lanjut disampaikannya, menolak Perppu Pilkada akan memiliki dampak politik yang sangat serius. Pasalnya, rakyat tidak akan lupa melupakan orang-orang yang mencabut hak mereka.
"Kalau mereka maunya tidak langsung nanti ya siap-siap (Pemilu) 2019 akan ditinggalkan rakyat," pungkas Ruhut seperti dikutip
JPNN.
[ian]
BERITA TERKAIT: