PPP Lebih Berpeluang Tinggalkan KMP

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Minggu, 21 September 2014, 23:20 WIB
PPP Lebih Berpeluang Tinggalkan KMP
rmol news logo . Partai Persatuan pembangunan (PPP) berpeluang besar gabung dengan kabinet Jokowi-JK dibanding PAN, Demokrat dan Golkar yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih (KMP).

Demikian pandangan dosen ilmu politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago (Ipang) kepada redaksi, Minggu (21/9).

"PPP menurut saya lebih besar peluangnya keluar dari KMP seiring semakin melemahkan legitimasi SDA (Suryadharma Ali), sekarang kalau kita jujur yang jadi tembok besar penghalang Emron Pangkapi dkk adalah SDA," ujar Ipang.

Ia melanjutkan, ada sinyal PPP akan menyeberang ke koalisi Jokowi-JK, karena SDA sudah mulai kehilangan energi mengendalikan parpol. SDA ditetapkan jadi tersangka dan haji semasa memimpin Menteri Agama. Ia pun diberhentikan kubu Sekjen PPP M Romahurmuziy.

"Dugaan ini diperkuat dengan kedatangan Emron Pangkapi di Rakernas PDIP di Semarang," ungkapnya.

Ipang menambahkan, walaupun Emron membantah kehadirannya tidak mempengaruhi sikap PPP, karena mekanisme pengambilan keputusan parpol kolektif untuk memutuskan koalisi, namun sangat patut dicurigai. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA