"Kami langsung turun ke pelosok-pelosok untuk menyadarkan masyarakat bawah pentingnya Prabowo memimpin negeri ini", kata Ketua Tim Relawan Negaraku, Aris Mardiyanto, beberapa saat lalu (Minggu, 15/6).
Menurut Aris, tugas utama tim relawannya adalah memberi pencerahan, khususnya kepada khalayak yang kemungkinan Golput. Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh Relawan Prabowo-Hatta agar lebih militan.
Ia menjelaskan alasan pilihan relawan terhadap Prabowo-Hatta, karena melihat dari sisi bibit, bobot, bebet, kapabilitas, kompetensi, nasionaliti, prestasi, akses hubungan luar negeri, kejujuran, keihklasan. Dari semua sisi ini Prabowo-Hatta lebih unggul.
Aris juga meminta masyarakat jangan melupakan sejarah bahwa sejak reformasi 1998, Indonesia sudah pernah dipimpin oleh presiden dan wakil presiden yang dua-duanya sipil (Habibie, Gusdur, Megawati).
"Namun beberapa pulau justru hilang lepas dari NKRI yaitu Timor timur, Sipadan dan Ligitan. Kita tidak mau pertaruhkan lagi keutuhan NKRI kepada capres dan cawapres yang dua-duanya sipil. Salah satu harus dari mantan militer," katanya.
[wid]
BERITA TERKAIT: