"Tidak (benar), itu (hanya) salah paham," kata Muhaimin kepada wartawan di Jakarta (Selasa, 29/4).
Muhaimin memastikan Rhoma tidak pernah mengancaman akan mencabut dukungan bila PKB tidak segera mengumumkan pencapresan dirinya.
Menurut dia, tuntutan tersebut disampaikan oleh para pendukung Rhoma.
"Saya tiap hari sama Rhoma berdiskusi terus menerus dan tidak terjadi kesalahpahaman," kata Cak Imin, sapaan Muhaimin.
"Kami sering berdua setiap malam," sambung dia.
[dem]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: