Kalau Salah Rekrutmen, Polri Bisa Jadi Musuh dalam Selimut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Minggu, 27 April 2014, 19:01 WIB
Kalau Salah Rekrutmen, Polri Bisa Jadi Musuh dalam Selimut
pramono edhie wibowo/net
rmol news logo Rekrutmen anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) harus dilakukan dengan serius. Artinya, jangan sampai terjadi rekrutmen yang asal-asalan atau terkesan ala kadarnya.

Begitu disampaikan peserta Konvensi Capres Partai Demokrat (PD), Pramono Edhie Wibowo dalam Debat Bernegara di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (27/4).

"Kalau salah rekrutmen berbahaya, polisi bisa jadi musuh dalam selimut dan itu juga bisa terjadi di tubuh TNI," papar anggota Dewan Pembina Demokrat itu menjawab pertanyaan panelis terkait pandangan peserta konvensi soal penguatan Polri.

Namun begitu, Pramono melanjutkan bahwa kewajiban menjaga keamanan juga merupakan tanggung jawab seluruh komponen bangsa. Tidak bisa semua ditumpukan hanya kepada pihak kepolisian begitu saja.

"Masyarakat mesti bantu polisi," tandas mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA