Tokoh lain yang dikukuhkan adalah Ricky Kurniawan Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Jawa Barat, dan Sudrajat Kepala Desa Cimande.
Fadli Zon disaksikan para Kesepuhan Cimande melakukan upacara tradisi talek di kediaman KH. Ghufron tokoh Kesepuhan Cimande, Ketua IKBC (Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Cimande). Fadli Zon melakukan upacara Dipeureuh yang dipimpin Wa Sadli, yaitu air yang ada di dalam gelas diteteskan ke mata dengan menggunakan daun sirih, lalu memercikan ke muka dan anggota badan lain, sisa air di dalam gelas diminum. Fadli Zon kemudian Ditalek, yaitu diberikan pengarahan seputar Pencak Silat Cimande oleh KH. Ghufron.
Fadli Zon lalu diarak ke Pendopo P3PC, disambut tradisi parebut seeng (berebut tempat menanak nasi). Setelah itu, Sudrajat selaku Kepada Desa Cimande memberikan sambutan, disusul Wakil Ketua P3PC, Asep Kamal. Sambutan terakhir diberikan Fadli Zon yang mengatakan bahwa pencak silat merupakan seni tradisi asli Indonesia yang telah menjadi identitas dan kebanggaan bangsa. Pencak Silat Cimande merupakan salah satu pucuk Pencak Silat di Indonesia, dan telah dipertunjukan di berbagai negara.
Fadli Zon yang maju jadi Caleg DPR No 1 Dapil Jabar V ini bertekad untuk terus menjaga, melestarikan dan memajukan Pencak Silat Cimande, diantaranya dengan memasukannya dalam ekstrakulikuler di sekolah.
Selepas memberikan sambutan, Fadli Zon dikukuhkan menjadi Ketua Dewan Pembina P3SC, ditandai pemberian pakaian tradisi silat Cimande dari Wa Sadli kepada Fadli Zon. Fadli Zon langsung diajarkan dan mempraktekan dasar-dasar jurus silat Cimande (Bangkelit). Prosesi pengukuhan ditutup penampilan pencak silat yang dilakukan oleh pelajar kelas 1 SD dan penampilan beberapa remaja lainnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: