Demikian disampaikan Dino saat mengunjungi balaikota bersilaturahhmi dengan Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Selasa (11/2). Dino datang sekitar pukul 12.00 WIB bersama istri Rosa Rai Djalal didampingi seorang staf. Pertemuan itu pun didahului makan siang.
Menurut Dino, pegawai negeri sipil (PNS) harus dinilai berdasarkan prestasi dan kemampuannya, bukan urut kacang.
"Selama ini banyak orang orang yang cerdas dan berprestasi lebih memilih bekerja di perusahaan multinasional karena penghasilan tinggi dan karir yang lebih cerah. Sementara menjadi birokrat dinilai sulit berkembang dan mengaktualisasikan diri," terang Dino dalam rilisnya.
Selain soal reformasi birokrasi, perbincangan Dino dan Ahok terkait problematika Ibukota negara Jakarta dan pentingnya membangun generasi muda yang unggul.
Dino Patti Djalal adalah satu dari sebelas peserta konvensi Capres Partai Demokrat. Sepuluh lainnya adalah Pramono Edhie Wibowo, Gita Wirjawan, Anis Baswedan, Endriartono Sutarto, Ali Masykur Musa, Irman Gusman, Hayono Isman, Marzuki Alie, Sinyo Harry Sarundajang dan Dahlan Iskan.
[rus]
BERITA TERKAIT: