"Saya lihat dia menjahui jarak dari pemerintah. Saya paham, karena mempersiapakan diri maju ke politik 2014. Saya sadar ini bagian dari konflik interest," ujar Airlangga kepada redaksi sesaat lalu, Jumat (31/1).
Namun demikian, dengan masa waktu jabatan yang tidak lama lagi, Airlangga menyayangkan langkah Gita tersebut, apalagi RUU Perdagangan yang mereka godok dengan Kementerian Perdagangan akan disahkan pada 11 Februari ini.
"Memang agak disayangkan. UU ini adalah sejarah bangsa yang mengatur kedaulatan, Gita mundur sebelum final," tandas politisi Partai Golkar ini.
Sebelumnya Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurti mengatakan, proses pembahasan RUU Perdagangan yang selama ini sedang dibahas pihaknya bersama Komisi VI tidak akan terpengaruh dan akan tetap berjalan, apalagi proses finalnya sudah pada tahap akhir.
[rus]
BERITA TERKAIT: