"Jika Allah menghendaki saya jadi Presiden Indonesia ke-7, maka subsidi untuk petani dan nelayan harus kita tingkatkan. Pada anggaran 2013 petani dan nelayan hanya mendapatkan Rp 21 triliun dari anggaran APBN yang jumlahnya Rp 1.000 triliun, ini tidak cukup untuk memproteksi nelayan dan petani," kata Ali, peserta Konvensi Capres Demokrat saat memberikan pidato di Kantor Sekretariat Konvensi di Jalan Pati Unus no 75, Jakarta Selatan, Selasa (7/1).
Ali Masykur menuturkan dirinya juga akan mengurangi subsidi bahan bakar minyak untuk dialokasikan kepada nelayan dan petani. Karena menurutnya, BBM hanya dinikmati oleh masyarakat menengah ke atas.
"Kalau tidak ada perpindahan dari subsidi BBM ke subsidi pangan, maka akan terjadi kesenjangan," ucapnya.
Lebih jauh Cak Ali, demikian Ali Masykur disapa, mengatakan, saat ini petani dan nelayan di Indonesia hanya mendapatkan jatah 2 juta kiloliter BBM dari 48 juta kilo liter yang disubsidi pemerintah. Dengan 2 juta kiloliter itu, nelayan dan petani dipastikan kesulitan untuk menjalankan aktifitasnya seperti mau membajak sawah kekurangan solar untuk menjalankan traktor.
"Kalau mau jadi negara berdaulat, harus dibuktikan dengan ketahanan pangan," tuturnya.
[dem]
BERITA TERKAIT: