"Sekali lagi sikap Dipo bukanlah sikap pejabat negara yang patut diteladani. Bangsa ini sudah kehilangan panutan karena dirusak oleh orang-orang seperti Dipo Alam," ujar Anggota Timwas, Bambang Soesatyo kepada
Rakyat Merdeka Online, Jumat (13/12).
Seharunya, kata Bambang, sebagai pejabat negara dan orang dekat presiden, Dipo menganjurkan hal-hal yang baik dan patuh pada hukum serta norma-norma dalam bernegara. Panggilan DPR jelas berlandaskan aturan dan UU sebagaimana diatur dalam pasal 72 UU 27/2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD.
Jelas politisi Partai Golkar ini, kalau Dipo menganjurkan atau bahkan memprovokasi Boediono agar tidak taat hukum dan melakukan pembangkaan atas perintah UU, maka Dipo harus ikut bertanggungjawab naiknya suhu politik yang semakin memanas manakala DPR atas nama UU menggunakan kewenangannya untuk menghadirkan secara paksa Boediono, karena mangkir setelah dua kali pemanggilan secara patut tidak hadir.
"Saya curiga ada udang dibalik batu dari sikap Dipo. Jangan-jangan dia memang sengaja melakukan upaya pembusukan agar pemerintahan ini tidak berakhir mulus dengan cara membenturkan SBY-Boediono dengan DPR," demikian Bambang Soesatyo.
[rus]
BERITA TERKAIT: