Dalam laporannya, Bahlil memastikan kondisi stok energi nasional, termasuk bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan crude oil, berada dalam posisi aman di atas batas minimum nasional.
“Tadi saya melapor kepada Bapak Presiden terkait dengan kesiapan untuk BBM kita sampai dengan hari ini, maupun LPG, maupun crude, semua di atas standar minimum nasional. Jadi, insyaallah nggak ada masalah," ungkapnya kepada awak media.
Selain memastikan keamanan energi, Bahlil juga membawa laporan perkembangan evaluasi terhadap Izin Usaha Pertambangan (IUP), khususnya yang berada di kawasan hutan maupun IUP yang selama ini mengantongi izin lengkap tetapi tidak pernah dioperasikan sebagaimana mestinya.
“Artinya sudah punya IUP, izinnya sudah lengkap, tapi nggak pernah dijalankan," kata Bahlil.
Menurut Bahlil, evaluasi tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi langsung Presiden Prabowo guna membenahi tata kelola pertambangan nasional agar lebih produktif dan berpihak pada kepentingan rakyat.
“Ini sudah Bapak Presiden menginstruksikan sejak satu bulan lalu, dua bulan lalu kalau tidak salah, untuk dilakukan evaluasi. Dan saya melaporkan perkembangan-perkembangan itu," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: