Baik operator atau pemilik dan penyedia transportasi, regulator, utamanya Kementerian Perhubungan, dan para pemimpin di daerah diperintahkannya mengelola dengan seksama persoalan keselematan transportasi ini untuk mencegah terjadinya kecelakaan.
Hal itu dikatakan Presiden SBY di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum bertolak menuju Tokyo, Jepang, Kamis pagi (12/12). Agenda utama kunjungan Presiden SBY ke Jepang adalah menghadiri KTT Peringatan 40 tahun ASEAN-Jepang.
Di tengah keterangan persnya itu, Presiden mengingatkan kembali kecelakaan antara kereta api komuter dan sebuah mobil tangki BBM di kawasan Bintaro, Tangerang, Senin lalu, yang menewaskan 7 orang. Dia meminta kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Ini peringatan bagi semua agar tidak boleh lengah sedikit pun lengah menjaga keamanan dan keselamatan penggunaan transportaasi," tandas SBY.
[ald]
BERITA TERKAIT: