Riwayat Anas Tamat Setelah Bersahabat dengan "Pemain Kayu"

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 31 Oktober 2013, 15:33 WIB
Riwayat Anas Tamat Setelah Bersahabat dengan "Pemain Kayu"
anas urbaningrum/net
rmol news logo Bekas Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum memanfaatkan media untuk membuat kanalisasi seolah-olah menjadi orang terdzolimi karena ulah penguasa.

"Ini jelas statergi untuk mengaburkan situasi dia sebagai tersangka," kata aktivis Gerakan Pemuda Islam (GPI) Erik Fitriadi melalui pesan elektronik yang diterima redaksi, Kamis (31/10).

Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), kata dia, adalah ormas yang disiapkan Anas untuk membangun opini publik dalam rangka membuat seolah-olah apa yang dialaminya konspirasi tinggkat tinggi.

"Anas sebaiknya membuktikan bersalah atau tidak di proses hukum, bukan membangun opini yang seolah-olah dirinya korban konspirasi," saran Erik yang pernah jadi Ketua GPI Jakarta.

Anas, saran Erik lagi, berhenti membangun opini karena akan tidak baik bagi Anas sendiri. Anas akan semakin masuk dalam persoalan yang lebih fatal.

"Riwayat Anas sudah selesai pada saat dia bersahabat dengan Nazaruddin, pemburu proyek APBN dengan cara-cara "main kayu" dan sangat merugikan negara," pungkasnya.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA