Ketua KPU Husni Kamil Manik menerangkan, rencananya pihaknya juga akan menghimpun data penghitungan dan rekapitulasi suara secara elektronik. Tetapi terlebih dahulu KPU ingin memastikan proses pengumpulan data di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan pengirimannya sampai di pusat data KPU tanpa gangguan.
"Karena itu, kami membutuhkan kerja sama dari lembaga-lembaga yang kompeten untuk mengamankannya," ujar Husni saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I dan Komisi II DPR, Kamis (24/10).
RDP tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPR RI Priyo Budi Santoso. Hadir dalam RDP itu Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Juri Ardiantoro, Arief Budiman, Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq, Ketua Komisi II Agun Gunandjar Sudarsa, Ketua Bawaslu Muhammad, Kepala Lamsaneg Mayjend Djoko Setiadi, Dirjen Dukcapil Irman dan Ketua Pokja PPLN Suprapto Martosetomo.
Menurut Husni dalam membangun kerjasama dengan lembaga lain, termasuk Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), KPU tidak memiliki pretensi apapun.
"Keinginan kami hanya memastikan data Pemilu 2014 dapat terpelihara dengan baik. Apalagi KPU selalu dituntut untuk dapat menyediakan data Pemilu dalam bentuk softfile," ujar Husna dalam rilisnya
. [rus]
BERITA TERKAIT: