PDIP: Kritik Demokrat kepada Jokowi Ekspresi Ketidaksukaan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Rabu, 23 Oktober 2013, 16:20 WIB
PDIP: Kritik Demokrat kepada Jokowi Ekspresi Ketidaksukaan
Valens Daki-Soo/net
rmol news logo Pemimpin yang baik membutuhkan kritik untuk meningkatkan kinerja dan mendorong spirit dalam memberikan pelayanan yang terbaik buat rakyat. Namun sebuah kritik tidak boleh asal lontar, tapi harus berdasarkan fakta yang logis dan rasional.

Demikian disampaikan Sekretaris Departemen Pertahanan dan Keamanan DPP PDI Perjuangan, Valens Daki-Soo menanggapi kritikan elite Partai Demokrat seperti Nurhayati Ali Assegaf, Ruhut Sitompul dan Ramadhan Pohan terhadap Gubernur DKI Jokowi yang dinilai lemah secara substantif dan rapuh dari segi logika.

"Ini penting agar kritik tidak menjadi sekadar lontaran emosional atau ekspresi ketidaksukaan," tegas Valens dalam rilisnya, Rabu (23/10).

Menurut Valens, yang lama aktif sebagai pengurus Yayasan Jati Diri Bangsa (YJDB) dan pernah menjadi staf khusus Wakasad era Letjen TNI Kiki Syahnakri, kritik yang dilontarkan elite Demokrat terhadap Jokowi lebih sebagai serangan kepada Pak Jokowi sebagai figur pemimpin, bukan sebagai wujud kepedulian membantu penanganan masalah DKI.

Jelas Valens yang juga Caleg DPR RI dapil Jabar IV nomor urut 3 ini, semua orang termasuk para pemimpin butuh kritik yang korektif untuk perbaikan diri dan prestasi. Namun substansinya mesti kuat, faktual dan logis-rasional serta datang dari niat yang luhur.

"Bukan sekadar trik politis atau lontaran emosi sesaat," demikian Valens Daki-Soo. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA