Demikian disampaikan Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Aceh, kemarin (Selasa, 16/7). Dua agenda kunker di Aceh adalah menyerahkan bantuan kepada korban gempa di Bener Meriah dan Aceh Tengah dan Peresmian Pasar Atjeh di kota Banda Aceh.
Kepada jajaran pemerintah daerah, Gita berharap agar cepat melakukan penataan dan rehabilitasi infrastruktur terutama pasar-pasar tradisional yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Ia mengatakan seperti dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, sebagai wujud keperihatinan dan kepedulian atas musibah yang terjadi saat ini, pihaknya sengaja meluangkan waktu untuk datang ke lokasi bencana. Ini guna melihat secara langsung kondisi wilayah yang telah dilanda musibah bencana gempa bumi.
Sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian, Kementerian Perdagangan serta Direksi Bursa Berjangka Jakarta, memberikan bantuan berupa lima truk kebutuhan sembako yang berisi Beras, Minyak Goreng, Gula, Kopi, Teh, Mie Instan dan kebutuhan pokok lainnya. Bantuan dialokasikan sebanyak tiga truk untuk didistribusikan di kabupaten Aceh Tengah yang merupakan wilayah yang terparah dan dua truk di Kabupaten Bener Meriah.
"Selain itu, Kementerian Perdagangan juga sudah menyiapkan bantuan lain berupa 50 tenda yang akan segera dikirim. Kami berharap, bantuan ini dapat meringankan beban penderitaan masyarakat setempat, dan benar-benar bermanfaat untuk membangun kembali aktifitas perekenomian," papar Gita.
"Kami mengucapkan bela sungkawa kepada saudara-saudara kita yang telah menjadi korban bencana alam di Bener Meriah dan Aceh Tengah. Kedatangan kami kesini merupakan tanggung jawab, komitmen dan kecintaan kami semua, pemerintah pusat maupun daerah, yang mengemban amanah rakyat untuk mengatasi setiap permasalahan yang dihadapi rakyatnya," tambahnya.
Di akhir kunjungannya, Gita melakukan peresmian pasar Atjeh di kota Banda Aceh. Dalam peresmian ini Gita didampingi Walikota Banda Aceh, Mawardi Nurdin dan Gubernur Aceh, Zaini Abdullah.
Dalam Kunker itu, Gita didampingi Gubernur Aceh Zaini Abdullah, Walikota Banda Aceh, Mawardi Nurdin, Bupati Bener Meriah Ruslan Abdulgani dan Bupati Aceh Tengah Nasaruddin serta pejabat daerah di setempat.
[rsn]
BERITA TERKAIT: